Satu Alasan Kenapa Kamu Belum Cocok Menjadi Pebisnis

Satu Alasan Kenapa Kamu Belum Cocok Menjadi Pebisnis

Berkelana lagi di dunia internet, saya menemui banyak hal yang bisa menambah dan memacu kreatifitas. Tentu akan saya bagi-bagikan disini. Tujuannya apa? Tujuannya adalah untuk meningkatkan diri kita menjadi lebih baik. Lebih seru jika kita sukses bersama-sama daripada sukses sendiri-sendiri. Tidak menutup kemungkinan di masa depan nanti kita bisa bekerja sama. Nah, bagi anda yang masih menjadi karyawan layaknya saya nih, ada satu saja hal yang membuat saya gelisah. Apa itu? Alasan utama dan satu saja yang cukup membuat kita memang belum cocok menjadi pebisnis.

Apa sih enaknya jadi pebisnis? Coba tanyakan pada diri sendiri.

Enak karena bisa gak tiap hari masuk kantor. Enak karena gak tiap jam harus ada di kantor. Enak karena pendapatan bisa meningkat. Enak karena hanya perlu suruh-suruh. Enak karena punya produk dengan brand atau merek sendiri. Dan berbagai kenikmatan lainnya yang akan kita rasakan. Sayangnya nih, itu semua barulah ilusi di depan mata kita. Layaknya kita mau mencicipi makanan yang tampilannya enak. Pas dimakan kok tidak sesuai dengan harapan ya? Begitu juga dengan bisnis, usaha, karena semua kenikmatan itu akan dirasih tidak dalam waktu singkat. Apa satu hal itu?

PEBISNIS ITU ADALAH PEJUANG TANGGUH!

Jika anda masih saja di kantor sering mengeluh, itu tandanya anda mau banting stir jadi pengusaha pun akan sama saja. Bedanya, jika di kantor ada yang bisa anda gosipkan dan salahkan, di dunia bisnis semuanya serba nyata. Mau menyalahkan siapa? Rekan bisnis? Modal? Konsumen? Sama-sama tidak ada yang bisa disalahkan. Pejuang tangguh tidak menyalahkan penjajahan, mereka harus berfokus melawan penjajahan. Tidak ada waktu untuk terus menerus mengeluh. Karena setiap harinya waktu semakin habis. Mereka harus menyusun strategi, mengirimkan informasi, menyusun tim, dan melakukan penyerangan maupun pertahanan.

Belum lagi, di dalam dunia bisnis, tidak ada satu orang pun yang ingin mendengar kisah anda gagal. Sama sekali tidak ada. Di kantor, anda bisa curhat sama rekan di seberang meja anda tentang masalah kantor atau masalah rumah. Bahkan di jam makan siang pun demikian. Sedangkan menjadi pengusaha, anda tidak bisa demikian. Mengeluh, berarti siap-siap ditinggalkan oleh karyawan anda. Jadilah pejuang yang taguh di kantor, maka jika pun pilihan untuk resign, keluar dari perusahaan dan memilih berbisnis, anda bukanlah orang yang bermental mudah mengeluh.

INGAT ANDA PUN TIDAK INGIN PUNYA KARYAWAN TUKANG NGELUH

Ini masalah berat. Anda mengeluh tapi setelah punya bisnis, anda tidak ingin punya karyawan ngeluh. Konyol jadinya. Jadilah orang yang tangguh karena nantinya anda akan menghadapi karyawan tukang ngeluh juga. Maka dari itu, satu saja hal ini bisa berimbas keseluruhan bisnis yang akan anda bangun. Ini bukan tentang merek, bukan tentang harga, bukan tentang produk apa yang akan anda jual. Sebelum masuk ke sana, ini dulu harus dimiliki.

Jika di kantor saat anda bekerja, anda mencoba mengurangi mengeluh, mencoba mencari dan memberikan solusi, tetap tangguh dan terus berkarya, maka ini akan menjadi kebiasaan. Ingat, kebiasaan berhubungan dengan niat dan resolusi. Anda berniat untuk diet misalnya, tanpa niat dan tindakan hingga menjadi kebiasaan sama saja omong kosong. Mau cara seperti apa pun dietnya, hasilnya akan sama saja. Pebisnis tidaklah gagal di hal yang sama dua-tiga kali.

Sudah paham kan mengapa satu hal ini, yaitu menjadi tangguh dan bukan pengeluh adalah faktor paling penting dan harus mengakar dalam diri anda? Karena dengan begitu, anda menjadi orang yang berwibawa nantinya. Jangan mengeluh terus di kantor. Jika memang kantor tidak bisa memberikan upah sesuai dengan kegigihan anda dan ketangguhan anda, maka resign tidak masalah. Dengan mendirikan usaha sendiri, kegigihan dan ketangguhan anda tetap anda miliki. Bisa menjadi hal terbaik untuk mendidik karyawan anda nantinya.

Siklusnya sama. Anda jadi karyawan yang ingin menjadi bos dengan usaha sendiri, maka bersiaplah mendapatkan karyawan tukang ngeluh. Jika anda di kantor tidak suka mengeluh, maka saat mendapatkan karyawan tukang ngeluh ini, anda sudah tahu jawaban dan penyelesaiannya. Ayo tetap semangat dan jangan mengeluh ya.

Photo by Jason Rosewell on Unsplash

(Visited 35 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?