Mas, Boleh Gak Saya Minta Naik Jabatan?

Mas, Boleh Gak Saya Minta Naik Jabatan?

Banyak karyawan akhirnya merasa cepat sekali jenuh. Apalagi bagi mereka yang bekerja di bidang-bidang yang memang cenderung selalu menggunakan Internet. Bosan karena rutinitas itu-itu saja sejak pertama kali masuk kerja hingga satu tahun berikutnya. Merasa tidak berkembang karena tanggung jawab nyatanya selalu mampu dikerjakan selesai setengah hari kerja saja. Belum lagi jika masa trainingnya tidak sampai satu tahun, cuma sebulan atau tiga bulan paling lama, tentu merasa untuk melanjutkan pekerjaan menjadi dua tahun berikutnya di tempat yang sama sungguh sangat membosankan.

Lalu bagaimana? Apa yang harus kita sikapi jika nyatanya memang kita ingin sekali bisa cepat-cepat naik jabatan.

Beberapa hal dibawah ini patut untuk anda cermati. Karena naik jabatan tentu berbeda dengan naik gaji. Memang ada korelasinya, ada hubungannya, namun tentu berbeda. Naik gaji belum tentu naik jabatan. Bisa didapatkan dari bonus saat kita bekerja melebihi target. Bisa juga karena gaji ke 13. Tapi jika naik jabatan memang gaji akan naik, tetapi tanggung jawab baru juga akan naik.

PEKERJAANMU HARUS SUDAH EFISIEN DAN EFEKTIF

Pekerjaan memang sudah harus efisien, artinya, anda sendiri biasanya mengerjakannya seharian tapi sekarang setengah hari saja sudah selesai. Pekerjaan rutin tersebut yang akhirnya anda bisa minta tambahan pekerjaan atau sekaligus untuk kenaikan jabatan. Tentu juga efektif, artinya, pekerjaan yang telah selesai setengah hari itu tidak harus benar dan sedikit saja kesalahan. Atau kalau bisa benar-benar tidak ada kesalahan. Sehingga cara-cara yang telah anda lakukan selama bekerja telah benar.

Anda juga bisa meminta pada atasan anda untuk terus mengoreksi dan mengecek hasil pekerjaan anda. Agar efisiensi dan efektif ini terlaksana dengan benar. Perhatikan jika atasan anda tidak mau memberikan arahan jelas tentang benar dan salah dalam pekerjaan dan harus anda sendiri yang mencarinya, maka kemungkinan besar atasan anda ingin memberikan anda kemandirian atau bisa jadi dia pun tidak benar-benar mengerti tentang hal yang anda lakukan.

Tetaplah lakukan efisiensi dan efektifitas kerja. Dengan begitu anda akan mudah meminta kenaikan jabatan karena memang anda memiliki kemampuan yang lebih dan pantas untuk tanggung jawab lebih.

MULAILAH BELAJAR MANAGEMEN PERUSAHAAN DAN MANUSIA

Ini yang penting. Kadang perusahaan besar akan mengadakan training-training tertentu dan akan melihat kecakapan dari karyawannya perihal tentang managemen perusahaan dan manusia. Nah, kita tentu ingin segera naik jabatan, untuk itu, berbagai pelatihan dari perusahaan bisa kita manfaatkan sebagai output untuk belajar mengenai managemen. Selain itu juga anda bisa mencari berbagai macam ilmu dari buku, video youtube, tentang managemen kantor. Karena tidak semua perusahaan memang mengadakan pelatihan. Untuk itu anda perlu belajar mandiri.

Poin pentingnya adalah jika siap untuk naik tingkat atau naik level menjadi lebih baik, naik jabatan, tentu anda tidak bisa pintar sendiri. Dalam artian, mengatur atau memanajemenkan karyawan dibawah anda berarti anda siap tidak hanya menyuruh dan memerintah. Tetapi juga berbagi ilmu serta pengalaman. Seperti pada bagian pertama tentang efisien dan efektif. Jika anda telah menemukan cara bekerja seperti itu, bagilah pada rekan-rekan anda. Agar pekerjaan mereka juga jauh lebih ringkas dan cepat. Loh, berarti kita juga menguntungkan mereka dong? Benar. Karena bekerja tidak melulu soal bekerja sendirian. Tetapi bekerja tentang tim, bekerja dalam satu kesatuan utuh.

Saat jabatan naik berarti anda siap untuk mengatur orang-orang yang ada dibawah anda. Dengan begitu anda harus sering-sering mengamati, kelebihan dan kekurangan mereka. Menunjuk orang yang tepat untuk tugas tertentu. Begitu juga menjadi wadah dan tempat bagi mereka berkonsultasi tentang pekerjaan. Bahkan tidak jarang sampai masalah pribadi. Tujuannya adalah untuk memanajemenkan emosi, attitude, dan juga pola kerja perusahaan. Tidak mengherankan banyak karyawan bersemangat kerja karena memang managernya, atasannya, jelas memiliki sikap yang mendukung mereka. Bukan sebaliknya yang sok mengatur, menyuruh, tukang marah-marah, dan sejenisnya.

Dua hal itu cukup? Banget. Anda harus cukup siap waktu mengabdi dulu. 2-3 tahun adalah langkah yang tepat dengan mempersiapkan 2 hal diatas. Karena bisa dibuktikan jika anda memang serius bekerja, maka 2 hal diatas pasti akan dilakukan. Oke, tetap semangat dan selamat mencoba.

Photo by Igor Miske on Unsplash

(Visited 19 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?