Kenapa Kamu Masih Sulit Dapat Pekerjaan

Kenapa Kamu Masih Sulit Dapat Pekerjaan

Masih nganggur? Sedih ya rasanya. Memang tidak menyenangkan, apalagi kalau akhirnya biaya kosmu habis dan disuruh pulang ke kampung halaman. Lama menganggur juga membuat orangtua cepat emosi. Tapi mau bagaimana lagi. Kali ini saya akan berbagi tips singkat untukmu yang masih belum juga mendapatkan pekerjaan. Apakah pekerjaannya layak atau tidak? Nah kalau itu, yang terpenting kita bisa menemukan peluang mendapatkan pekerjaan lebih dulu.

Lalu apa sih yang membuat seseorang bisa lama sekali menganggur?

Belum Punya Pengalaman Sama Sekali

Ada fenomena baru di kalangan perusahaan sekarang ini. Fenomena ini bisa disebut, pengalaman. Anehnya, beberapa perusahaan mensyaratkan “sudah memiliki pengalaman bekerja”. Sedangkan kamu adalah mahasiswa baru lulus dari kampus, usia setidaknya 22-23 tahun dan benar-benar buta soal dunia kerja. Banyaknya fenomena perusahaan meminta tenaga kerja pengalaman ini karena perusahaan sedang ingin mencari karyawan yang siap beradaptasi dengan lingkungan dunia kerja.

Kok bisa? Beberapa kasus juga, anak baru lulus kuliah lumayan canggung berada di situasi dunia kerja yang cepat. Sehingga sulit beradaptasi. Akibatnya, banyak juga yang bekerja tidak maksimal dan memilih untuk tidak melanjutkan bidang pekerjaannya. Entah masih dalam masa pelatihan atau pun sudah selesai masa pelatihan. Perusahaan pun merugi karena harus kembali mencari karyawan dan membuka lowongan pekerjaan itu tidaklah mudah.

Solusinya bagaimana? Berapa pun IPKmu, segerakan untuk mencari pekerjaan yang mana bisa menambah pengalaman kerjamu. Istilahnya, batu loncatan dalam dunia kerja. Perusahaan-perusahaan yang menerapkan sistem kontrak satu tahun, perusahaan yang baru berkembang, cocok untuk bisa dijadikan pilihan. Kalau kamu tidak nyaman di pekerjaanmu pada perusahaan yang bukan pilihanmu, setidaknya itu bisa jadi pengalaman dan bisa menambah nilai CV milikmu. Tapi kalau ternyata pekerjaan di perusahaanmu itu sudah sesuai walau bukan perusahaan bonafid, kamu bisa mencoba 2-3 tahun bekerja.

Sehingga nanti saat ada lowongan perusahaan yang kamu inginkan, CV-mu sudah bisa lebih unggul dari pada lulusan anak-anak baru. Karena pengalamanmu bisa menjadi bukti kuat kalau kamu memang sudah terbiasa berada di lingkungan dunia kerja.

Terlalu Pemilih, Entah Lokasi, Perusahaan, Posisi dan Tempat Tinggal

Memang benar, perusahaan di Indonesia ini banyak. Tapi sekali lagi, banyak juga yang belum mendapatkan pekerjaan. Bahkan jumlahnya terlalu tidak seimbang. Sehingga perusahaan skala nasional atau BUMN membuka lowongan pekerjaannya sedikit sekali setiap tahunnya. Tidak mengherankan jika satu posisi lowongan kerja bisa diisi oleh 3000 lebih pelamar kerja. Ini benar-benar kegilaan. Bagaimana caranya kamu bisa memenangkan kompetisi itu?

Banyak orang masih menganggur karena percaya diri buta. Tidak mampu mengukur kemampuannya sendiri dan berharap keberhasilan dengan cara keberuntungan. Tidak semua orang beruntung. Sedangkan semua orang berharap beruntung. Jadi aneh rasanya jika kamu masih mengandalkan keberuntungan dan mengabaikan perusahaan lain yang juga butuh tenaga kerja baru. Kamu malah bisa masuk dengan mudah di perusahaan-perusahaan yang ternyata bukan pilihanmu.

Coba cek lagi pada dirimu sendiri. Sudah berapa lowongan yang tidak kamu masuki karena penempatannya berada di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi? Kamu lebih memilih yang berada di pulau jawa sehingga kesempatan pun terbuang percuma. Sudah berapa banyak lowongan yang tidak kamu masuki karena perusahaannya tidak terkenal? Sudah berapa lowongan yang kamu abaikan karena posisinya bisa kamu masuki tapi kamu memilih tidak lantaran itu bukan tujuanmu? Atau karena masalah tempat tinggal yang kamu anggap kurang nyaman nantinya?

Semakin pemilih, maka semakin sulit untuk bisa segera mendapatkan pekerjaan.

Tidak Membuka Diri Dengan Keahlian Baru

Saya pernah mendapatkan sindiran tentang dunia pekerjaan dimana beberapa tahun yang lalu, banyak yang menganggap admin sosial media adalah pekerjaan yang konyol. Tapi lihat sekarang. Banyak perusahaan berlomba-lomba agar bisa membuat sosial media mereka tampak rapi, baik, dan menjual. Sehingga penjualan produk perusahaan bisa meningkat melalui gambaran positif yang dituliskan lewat sosial media. Sedangkan perusahaan benar-benar mencari orang yang memahami secara menyeluruh sosial media untuk dunia bisnis. Tidak sekedar posting yang gak jelas.

Pekerjaan baru terus bermunculan. Sayangnya dianggap sebelah mata oleh sebagian orang. Seperti pekerjaan admin sosial media itu. Ada juga maintenance website menggunakan artikel-artikel rutin yang membutuhkan seseorang yang gemar menulis. Seorang desainner yang mengerti cara mempercantik sosial media perusahaan. Mereka yang memahami marketing menggunakan email. Hal-hal ini tidak diajarkan di bangku kuliah. Sehingga calon pelamar kerja seharusnya mampu mengambil peluang ini.

Tidak menyangkan kan? Tapi itu benar. Sekarang banyak perusahaan ingin agar sosial media mereka hidup. Tujuannya tidak lain membuat gambaran positif di benak masyarakat dan juga meningkatkan penjualan. Itu baru dari sisi sosial media. Sisi lain juga banyak sekali. Jadi, buka dirimu dengan keahlian baru. Entah itu editing video, membuat naskah iklan, membuat even gathering atau even promosi untuk penjualan, apa pun itu. Carilah hal-hal baru yang bisa menambah CV-mu jadi lebih berkualitas.

Tiga tips diatas ini saya rangkum dari melihat kemajuan teknologi terutama internet yang bisa mengubah peta dunia kerja. Jadi, gunakan internet dengan bijaksana, tidak lagi hanya sebatas menghabiskan waktu menikmati hiburan di internet.

Photo by rawpixel on Unsplash

(Visited 7 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?