Shawn Achor

Ingin Omset Naik? Bahagiakan Karyawanmu!

Salah satu hal yang mengasyikkan di akhir pekan adalah berpetualang. Ya, saya seorang Introvert. Dimana sangat sulit untuk keluar dari kamar karena energi akan cepat habis begitu saja berinteraksi dengan orang-orang yang ada disekitar saya. Karena berbeda dengan ekstrovert ya. Anda bisa membaca ulasan estrovert, introvert atau ambivert di berbagai ulasan di internet.

Bukan itu tapi yang ingin saya bahas. Saat tulisan ini dibuat, saya tepat berada di hari minggu untuk mencari rumah. Ya, untuk hunian maupun investasi. Oke. Lalu, selepas pulang dari keliling Sleman, salah satu kabupaten daerah istimewa Yogyakarta, seorang teman kos mengajak saya untuk datang ke sebuah kafe yang tidak jauh dari kos. Di Lantai Bumi Caffe.

Saya memberanikan diri datang, keluar dari zona nyaman di hari minggu, dan memesan segelas kopi Cappucino seharga Rp 23.000. Kemudian berselancar di Youtube dengan laptop yang saya bawa karena disediakan wifi gratis. Sampi tiba di Ted Talks sekali lagi dan dengan pembicara adalah Shawn Achor. Ini yang akan saya bahas.

FAKTA DARI OPTIMISME!

Menurut Shawn, ada tiga hal prosentase yang mempengaruhi suksesnya pekerjaan seseorang.

  • 25% ditentukan oleh IQ
  • 75% ditentukan oleh tingkat optimisme, dukungan dari lingkungan, kemampuan menangani stress

Namun sayangnya, Shawn sendiri menjelaskan bahwa banyaknya dirinya berkeliling dunia hingga 45 negara, mengobservasi, memberikan penjelasan, bahwa data yang tercatat adalah setiap orang akan bekerja keras untuk memenuhi kebahagiaannya. Artinya, jika dia bekerja keras, dia mendapatkan yang dia inginkan, lalu merasa bahagia setelahnya.

Namun, Shawn menjelaskan bahwa formula itu bisa dibalik. Tidak selalu kita harus mencapai dan meraih yang kita inginkan baru mengijinkan perasaan bahagia itu datang. Karena sebenarnya, otak yang mendapatkan rangsangan positif seperti kebahagiaan akan dengan sendirinya memacu produktivitas. Karena dopamine dalam tubuh menghasilkan 2 fungsi yang pertama tidak hanya membuat kita bahagia saja, tetapi mengaktifkan cara kita belajar akan hal yang ada saat itu lebih baik.

Sudah terbuktikan saat seseorang bahagia dia lebih mudah merasa menikmati apa yang dia kerjakan, menyelesaikan apa yang dia kerjakan lebih baik dibandingkan mereka yang mengalami tekanan, stress, bahkan lingkungan yang tidak kondusif.

Dikutip dari website Shawn sendiri bahwa orang bahagia itu,

  • 23% telah mengalami penurunan stress
  • 39% telah mengalami peningkatan kesehatan
  • 31% telah mengalami peningkatan produktivitas
  • 34% telah mengalami meningkatnya hubungan sosial bermasyarakat yang lebih baik

Jika hal tersebut sudah menjadi hasil riset yang tercatat dan ampuh, lalu kenapa anda, saya, dan kita tidak mencobanya dalam hal meningkatkan produktivitas di kantor. Karena meningkatnya produktivitas di kantor adalah kunci agar omset perusahaan pun meningkat.

JADI APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN?

Beberapa hal berikut bisa anda lakukan, setidaknya sebagai aturan baru atau sebagai kebijakan baru di perusahaan anda, apa pun skala perusahaan anda tetap bisa melakukannya.

Pertama, sediakan sarana olahraga. Jangan berpikir harus ada tempat fitness di perusahaan. Itu biaya yang mahal. Anda bisa melakukan games kecil untuk karyawan bahkan adanya senam di hari jumat/sabtu. Sangat membantu untuk merilekskan tubuh dan pikiran. Jangan pelit terhadap waktu. Sediakan waktu 30menit-1jam sebelum pekerjaan di mulai di hari jumat/sabtu. Cek perusahaan besar yang selalu melakukannya, bahkan banyak perusahaan asal Jepang telah melakukannya.

Kedua, penuhi kebutuhan “eksklusif” kantor bukan sekedar rencana dan wacana. Anda belum punya kulkas? Cobalah menghadirkan kulkas. Listriknya tidak kuat? Berarti anda harus mencari gedung untuk kantor anda yang lebih lapang. Anda belum punya mesin pembuat kopi otomatis? Cobalah menghadirkannya. Hal-hal yang dipandang mewah oleh karyawan akan membuat mereka bahagia. Karena mereka dengan senang hati menggunakannya dan memanfaatkannya secara maksimal.

Ketiga, adakan liburan rutin. Bisa bulanan, pertiga bulan atau perenam bulan. Liburan ini bisa memakan waktu satu sampai tiga hari bersama-sama menikmati tempat-tempat menarik di kota anda. Bisa rafting, bisa ke pantai, bisa juga acara makan bersama di restoran mahal, dan sebagainya. Terlihat membuang-buang uang ya? Tapi ini bukti nyata yang sudah saya praktekkan untuk dapat membuat karyawan merasa tidak perlu mengeluarkan uang mereka untuk menikmati kemewahan.

Keempat, jadilah atasan yang humble. Jika anda tidak ingin terlalu dekat dengan karyawan karena takut mendapati terlalu jauh ke masalah pribadi mereka, maka angkatlah seorang supervisor diantara mereka. Tentunya yang dapat dekat dengan dengan karyawan secara ramah, santai, humoris, walau tetap tidak mengesampingkan kemampuannya. Faktanya, 90% karyawan pindah ke perusahaan lain karena atasan mereka yang kaku dan jadul.

Kelima, bebaskan mereka menjadi diri mereka sendiri. Jika perusahaan anda sangat ketat dengan peraturan seragam, anda bisa memberikan cita rasa yang mereka bisa pilih sendiri. Semisal, memberikan jam tangan yang unik, warna-warni, untuk karyawan yang bisa mereka pilih sendiri. Tentu tidak bisa kita lakukan sekaligus karena beban biaya yang anda keluarkan akan besar sekali. Tapi bisa anda jadikan bonus jika pekerjaan mereka selesai dan telah berkontribusi selama 6 bulan atau 1 tahun di perusahaan misalnya.

Untuk menghadirkan hal bahagia di kantor, anda sendiri harus merenungi apa yang telah ada di perusahaan anda. Cek lagi, sekiranya anda berada di posisi karyawan, apa yang sangat anda harapkan ada di dalam perusahaan. Penting? Ya, sangat. Dengan memikirkan kenyamanan karyawan tanpa harus melulu mereka selesai mengejar target dari perusahaan, mereka akan sangat senang dan bahagia menjalani pekerjaan mereka. Tidak mengherankan kalau kantor google keren kan? Bukan semata-mata google sukses loh. Tapi google ingin selalu membuat rasa nyaman dan bahagia untuk karyawan. Semua demi omset tentunya dan juga produktivitas yang tinggi.

(Visited 47 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?