Agar Stress Tidak Sempat Menghampirimu di Kantor

Agar Stress Tidak Sempat Menghampirimu di Kantor

Stress datang dari banyak hal. Apalagi kalau bekerja, biasanya datang saat ada faktor eksternal dari tubuh kita yang mendadak memberikan sesuatu yang tidak kita sangka. Semisal, menjelang jam pulang kantor, anda mendapatkan tugas tambahan dari atasan anda. Cocok, sudah siap-siap mau pulang, rencana menghabiskan malam dengan beristirahat tenang kacau berantakan. Stress akhirnya datang.

Lalu bagaimana mengatasinya?

Banyak caranya. Stress adalah hal yang kita terima karena kita telah memikirkan keseluruhan kejadian yang akan datang akan muncul yang buruk-buruk saja. Padahal tidak selalu begitu. Mudahnya, saat kita menemukan solusi lebih cepat tepat masalah eksternal di luar tubuh kita datang, maka stress tidak akan bahkan tidak sempat masuk ke dalam tubuh kita.

Tapi tidak semua solusi bisa datang seketika kita minta kan?

Benar, lalu ini cara untuk menyikapi suatu hal di kantor agar stress tidak begitu sering menghampiri pikiran dan tubuh kita.

80-90% KEKHAWATIRAN KITA TIDAK PERNAH TERJADI

Fakta mengejutkan yang saya baca dari positivityblog, bahwa hal itu memang benar. Banyaknya kekhawatiran yang memunculkan stress tidak pernah benar-benar datang dalam hidup kita. Aneh ya? Tapi itulah kenyataannya.

Bahkan jika hal itu terjadi, rasa sakitnya, rasa kecewanya, rasa marahnya, tidaklah seperti yang kita bayangkan. Secara sadar, diri memang memasang sikap defensif atau bertahan dari tekanan eksternal tubuh kita. Sehingga berlebihan dalam menyikapi sesuatu. Sehingga banyak dari kita begitu stress.

Saya pun merasakannya. Apalagi semakin tinggi jabatan anda di kantor, maka suatu hal yang menyebabkan stress akan semakin sering datang. Jika bukan karena kesalahan anda, biasanya ada beban kerja dari atasan atau divisi lain yang tidak tepat waktu. Untuk menghindari stress ini anda perlu mencari solusi.

Solusi terbagi 2. Jangka pendek dan jangka panjang. Anda pasti sangat paham yang mana saat anda mendapatkan tekanan eksternal, solusi apa yang harus anda berikan. Pertama tentu jangka pendek dulu. Apa yang bisa berikan pada atasan atau rekan kerja atau divisi lain untuk menyelesaikan masalah yang ada dalam jangka pendek. Biasanya tidak akan menyelesaikan masalah 100%. Tapi menjadi jawaban sementara untuk kondisi yang ada. Dan ini telah saya coba terbukti mampu mencegah stress yang tiba-tiba menyerang.

JADIKAN STRESS ITU SEBAGAI TEMAN BUKAN SEBAGAI MUSUH

Ini bukan rekayasa loh. Tapi dari Kelly McGonigal seorang psikologi kesehatan yang berbicara di Ted Talks pada tahun 2013 lalu. Pada dasarnya, saat pikiran kita mengalami stress, maka fisik atau tubuh pun mengikutinya. Begitu juga sebaliknya, saat kita berhasil melawan stress, menghindarinya, bahkan stress tidak sempat masuk ke pikiran kita, maka kita pun akan baik-baik saja, sehat-sehat saja.

Tidak mudah membuat stress menjadi teman baik kita. Karena saat stress datang, kita sudah buru-buru untuk menolaknya, mencegahnya, sebisa mungkin agar kita tidak stress dengan berbagai cara. Hal itu pun dibenarkan. Oleh karena itu, kita harus memahami dulu. Stress itu seperti apa sih?

Kelly menjelaskan, oksitosin dalam tubuh kita merupakan hormon stress. Faktanya, oksitosin ini berpengaruh pada otak dan jantung. Kita merasa berdebar-debar. Secara nyata, saat kita mengalami stress, kita ingin sekali orang-orang yang ada di sekitar kita peduli pada kita. Fakta lainnya, hormon stress ini menguatkan jantung. Sehingga jika kita ingin jauh lebih sehat saat mengalami stress adalah dengan kita membantu dan perduli pada orang lain atau kita meminta rasa keperdulian pada orang lain.

Jadi ini adalah fakta penelitian dari sudut pandang yang lain tentang stress.

Untuk aplikasi di kantor bagaimana? Itulah mengapa mereka yang tanpa sadar cerdas berteman dengan stress, saat mendapati suatu hal diluar tubuh mereka untuk mendatangkan stress, mereka akan meminta bantuan orang lain atau sebaliknya, mereka akan membantu orang lain.

Contoh sederhana, atasan anda memberikan pekerjaan tambahan saat jam pulang kantor. Secepat mungkin anda meminta bantuan pada rekan kerja anda untuk menyelesaikan tugas tersebut. Tentu dengan tidak memberikannya begitu saja, tetapi berikan bagian yang dirasa bisa diselesaikannya dan anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu disana. Saya melakukannya dan terbukti, pekerjaan saya selesai walau tidak 100% dan stress pun tidak membuat saya semakin marah, kecewa, dan lainnya. Sisanya, saya akan nego dengan atasan saya untuk bisa menyelesaikan tugas tersebut di esok hari setelah berhasil memberikan solusi jangka pendek. Artinya dari tugas baru tersebut, jika saya bisa selesaikan 10% dari 100% itu sudah cukup. Karena waktunya terlalu sempit di saat jam pulang kantor. Namun hal itu lebih baik jauh lebih baik daripada anda tidak memberikan solusi apa pun pada atasan anda. Karena kemarahan, kekecewaan, malah membuat waktu istirahat anda di rumah semakin sia-sia.

Jadi, sudah bertemankah dengan stress hari ini?

Picture: Youtube

(Visited 8 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?