5 Pantangan Dalam Bisnis Kuliner Yang Bisa Membuat Merugi

5 Pantangan Dalam Bisnis Kuliner Yang Bisa Membuat Merugi

5 Pantangan Dalam Bisnis Kuliner Yang Bisa Membuat Merugi – Meskipun bisnis kuliner sangat prospektif, nyatanya jenis bisnis ini juga memiliki beberapa pantangan. Jika terus dilakukan, hal buruk ini akan membuat anda merugi bahkan bisa membuat bisnis cepat gulung tikar. Pantangan dalam bisnis kuliner jenisnya sangat beragam. Baik itu dari segi proses penyediaan bahan baku, pemasaran, hingga proses pembuatan produk kuliner. Agar bisnis anda mampu bertahan dan berkembang, beberapa pantangan dalam bisnis kuliner wajib anda ketahui.

Tujuannya agar anda lebih berhati-hati dalam mengelola bisnis. Selain itu, anda akan terhindar dari melakukan hal tersebut. Tantangan dalam bisnis ini mampu mempengaruhi bagaimana omset masuk. Selain itu, kekuatan branding juga makin optimal jika pantangan-pantangan tersebut tidak anda lakukan.  Jadi jangan merasa aman terlebih dulu jika anda sedang menjalankan bisnis kuliner. Kenali beberapa pantangannya agar bisnis mudah berkembang.

Pantangan Dalam Bisnis Kuliner

  1. Malas survey bahan baku

Harga produk sangat bergantung dari harga bahan baku. Jika bahan bakunya saja mahal, anda akan sulit menjual kuliner dengan harga terjangkau. Padahal jika kuliner anda lebih mahal sementara produk pesaing harganya lebih murah dengan produk yang sama, konsumen tentu lebih memilih usaha sebelah. Maka dari itu jangan malas melakukan survey bahan baku. Pastikan harga yang anda peroleh benar-benar terjangkau agar mudah dalam menentukan harga jual dan keuntungan.

  1. Menggunakan bahan berbahaya untuk mengawetkan makanan

Ketika membeli makanan, konsumen tidak hanya mempertimbangkan rasa. Melainkan bagaimana komposisi makanan tersebut. Jika anda kerap menggunakan bahan berbahaya untuk mengawetkan makanan, hal ini akan mengancam kesehatan konsumen. Jual-beli tidak hanya masalah untung-rugi saja. namun juga harus menghadirkan kebaikan dari apa yang anda jual. Maka dari itu, pastikan anda menggunakan bahan-bahan yang aman agar tidak berdampak buruk untuk kedepannya.

  1. Tidak merambah media sosial

Media sosial tak hanya tempat untuk interaksi dan komunikasi saja. Melainkan bisa sebagai sarana branding usaha. Banyaknya pebisnis kuliner membuat persaingan usahanya sangat ketat. Oleh sebab itu, anda harus merambah media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran. Semakin banyak dikenali, konsumen pun akan menjadikan produk kuliner anda sebagai prioritas utama pilihannya.

  1. Melupakan packaging dan inovasi

Banyak pebisnis kuliner yang hanya mempersoalkan rasa. Padahal packaging juga harus diperhatikan. Tanpa kemasan yang bagus, konsumen tidak akan tertarik membeli produk tersebut. hal ini juga berlaku pada bagaimana anda melakukan plating makanan. Selain kemasannya yang bagus, anda juga harus gencar melakukan inovasi agar konsumen tidak bosan dan beralih ke produk lainnya.

  1. Meninggalkan ciri khas masakan

Konsumen yang menyukai sebuah produk kuliner, biasanya karena faktor ciri khas masakannya. Misalnya saja jika anda terkenal mengeluarkan masakan pedas, jangan tinggalkan ciri khas tersebut. sebab hal inilah yang menjadi daya tarik utama konsumen. Maka dari itu jangan tinggalkan ciri khas meskipun anda kerap melakukan inovasi. Upaya branding pun lebih berhasil jika ciri khas produknya selalu melekat.

Itu dia beberapa pantangan yang seharusnya tidak anda lakukan ketika menjalankan bisnis kuliner. Semoga bermanfaat.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Apa Komentarmu?