5 Cara Agar Karyawan Newbie Cepat Beradaptasi

5 Cara Agar Karyawan Newbie Cepat Beradaptasi

Newbie, anak kemarin sore, baru aja lulus kuliah/sekolah, dan segala macam label-label yang diberikan oleh karyawan baru masuk memang kadang menjengkelkan. Bahkan tidak jarang beberapa rekan kantor yang emang iseng keterlaluan akan memanfaatkan status, “karyawan baru” ini untuk meringankan tugas mereka. Padahal ya bukan meringankan sebenarnya, tapi sebaliknya memupuk rasa malas. Lalu, bagi anak baru nih, newbie, apa yang harus dilakukan agar bisa nyaman selama training dan juga bekerja. Setidaknya sampai 2 tahun bekerja di tempat anda sekarang atau setidaknya lagi sampai ada anak baru masuk lagi.

Ada 5 hal yang sederhana dan bisa dipraktekkan. Sangat kondisional artinya bukan praktek pasti mengacu pada buku panduan layaknya merakit kipas angin atau membongkar sepeda motor. Apa saja sih 5 hal itu yang bisa dipelajari? Dikutip dari smallbusiness bahwa ke-5 hal ini memang cocok untuk bisa terus mengingatkan kita tentang etika bekerja yang semestinya kita lakukan. Karena akan muncul manfaat-manfaat yang sangat banyak jika kita konsisten melakukannya.

INTEGRITAS

Apa sih itu integritas? Mudahnya integritas itu kesungguhan dalam bekerja. Seorang anak baru bekerja di perusahaan diharapkan memilih integritas bekerja. Tidak membuat ulah selama bekerja, tidak menyulitkan pihak perusahaan apalagi tidak sampai curang, korupsi, dan lainnya. Integritas juga berarti kita sebagai karyawan selalu bekerja dengan baik bersama rekan-rekan lainnya, dengan atasan, juga elemen perusahaan lainnya. Bahkan juga ikut dalam memajukan perusahaan, memberikan ide, nilai-nilai positif yang membangun, dan tidak lupa memberikan kritik, masukan dan saran.

Terlihat kaku sekali ya? Intinya, tentu anda sebagai karyawan newbie, jangan banyak maunya diawal. Bekerja semaksimalnya, mengukur kapasitas diri dengan hasil kerja, lalu setelah berjalan setahun-dua tahun, maka jelas setelahnya meminta kenaikan gaji dan pangkat. Tidak juga memanfaatkan fasilitas kantor untuk kepentingan sendiri. Apalagi mencuri-curi keuntungan berupa uang yang bisa membuat perusahaan mengalami kerugian yang besar disuatu hari nanti.

BERTANGGUNG JAWAB

Memiliki rasa bertanggung jawab itu sulit. Tidak semua karyawan begitu. Padahal jelas, niatnya bekerja untuk mencari uang. Tapi faktanya, selalu saja ada yang tidak mengerjakan tugasnya dengan baik dan benar. Training telah diberikan, sudah dipandu, bahkan bebas bertanya sebanyak apa pun untuk melancarkan pekerjaan-pekerjaan tugas-tugas di kantor. Untuk itulah sebagai karyawan baru, harus memiliki rasa bertanggung jawab atas pekerjaannya.

Mungkin membosankan, itu benar. Sudah berjalan setidaknya sampai enam bulan bekerja, belum setahun, tapi sudah bosan luar biasa. Bukan lalu bersantai dan seenaknya. Karena bertanggung jawab berarti kita harus memacu diri untuk lebih maksimal lagi. Jika bisa lebih efisien dan efektif, kenapa tidak? Carilah jawaban untuk pekerjaan-pekerjaan yang sedang anda jalani sekarang. Bertanggung jawablah sebagai bentuk anda karyawan yang luar biasa.

PERTAHANKAN KUALITAS

Jika memang telah bekerja maksimal, maka itu kualitas anda. Jika bisa menyelesaikan jobdesk bahkan 2-3 jam sebelum jam pulang kerja, maka anda berkualitas. Banyak karyawan baik yang baru maupun yang lama, setelah tahu rutinitas bekerja mereka, maka mereka hanya melakukan sekenanya. Ala kadarnya, dan tidak mau bekerja maksimal. Istilahnya bekerja sesuai SOP saja cukup. Tidak perlu yang aneh-aneh, apalagi sok menjadi yang paling keren. Padahal tidak demikian. Sebagai anak baru, kita harus bisa menunjukkan kemampuan dengan hasil kualitas kerja yang juga keren.

Karena kenaikan gaji, fasilitas, pangkat, tidaklah berjalan seiring lamanya kita bekerja semata. Tapi juga terlihat dari bagaimana kita bekerja dan hasil yang kita kerjakan. Sudah maksimalkah? Sudah berkualitaskah? Jika belum, maka ayo bekerjalah dengan maksimal dan hasilkan karya-karya berkualitas. Jangan hanya melulu berpatokan pada SOP saja. Masih ada kesempatan untuk bisa maksimal, kenapa tidak. Jadi maksimalkan segera.

DISIPLIN

Kerja emang bukan seperti sekolah. Tapi lucu kalau sampai sering telat masuk kantor dibandingkan saat sekolah dulu. Disiplin ini tidak semata diartikan terlambat ya, tapi lebih tepatnya adalah menempatkan pada tempatnya. Jika pekerjaan itu harus sesuai SOP, maka kerjakanlah dulu sesuai SOP. Jangan ada yang terlewat. Jika dalam jam kerja tidak boleh mengakses internet untuk browsing apalagi nonton video, maka ya sudah jangan. Gunakan di jam istirahat saja. Jika jam istirahat makan siang itu cuma 1 jam, maka jangan rutin melanggar batas waktunya.

Disiplin adalah soal tanggung jawab dan juga attitude. Karena jika sudah sering tercatat melanggar waktu dan aturan yang telah disepakati walau itu bukanlah masalah besar, seorang karyawan tetap akan dinilai tidak pantas bekerja semestinya. Dia akan dinilai egois mementingkan diri sendiri. Jadi komitmenlah dengan tugas yang anda jalani sekarang ini. Karena disiplin ini terkait dengan dedikasi kita terhadap perusahaan. Berarti kita benar-benar serius ingin bekerja di perusahaan tersebut.

KERJA SAMA

Ada pepatah yang berbunyi, jika kita melakukan sesuatu itu sendiri, maka kita akan mendapatkan hal yang terbaik. Tapi jika kita melakukan sesuatu itu bersama, maka kita akan mendapatkan hal yang terjauh. Artinya, jika kita hanya fokus pada prestasi diri sendiri ya hanya kita sendiri yang akan mendapatkannya. Walaupun akhirnya perusahaan bangkrut sekalipun, kita sendiri tidak akan mampu membantu perusahaan untuk bangkit. Lain jika kita bekerja sama, maka perusahaan yang bangkrut sekalipun bisa bangkit kembali.

Kerja sama ini memang sedikit sulit dipraktekkan. Sebagai anak baru jelas senang sekali dengan metode kerja sama dalam perusahaan untuk menyelesaikan tugas-tugas rumit. Tetapi karyawan lama belum tentu. Tidak jarang karyawan lama punya keyakinan sendiri pada metode yang mereka pakai. Kaku dalam perubahan. Untuk itu sebagai anak baru, kita harus sering-sering mengajak dan menjadi jembatan kerja sama dalam perusahaan. Sekali lagi, perusahaan itu tempat bernaung kita yang bekerja disana. Bukan cuma milik individu satu orang saja. Jadi jangan terus menerus harus hebat sendiri ya. Tetap bekerja dengan tim, dengan rekan anda, agar mendapatkan hasil yang luar biasa mengejutkan nantinya.

5 Hal ini termasuk etika standar agar anda sebagai karyawan newbie, anak bawang dan anak kemarin sore di perusahaan bisa segera membaur dan bekerja secara maksimal. Semangat bekerja.

Photo by rawpixel.com on Unsplash

(Visited 17 times, 1 visits today)
Silahkan

Apa Komentarmu?